Recent Blog post

Di zaman yang serba canggih ini, saat teknologi semakin merabak dimana-mana hingga kemana-mana. Penggunaan teknologi yang tak lagi mengenal batas waktu dan usia. Kebutuhan manusia akan yang namanya teknologi ini bahkan mengalahkan kebutuhan manusia akan makanan dan istirahat. Makan bisa dilupakan bahkan bisa dilakukan bersamaan dengan penggunaan teknologi. Jika sebelum tidur kita melafalkan doa tidur dulu,di jaman sekarang malah nge-medsos dulu sebelum tidur. Jika dulunya guru menjelaskan materi pembelajaran hanya bermodalkan papan tulis dan spidol, di jaman now semakin berkembang. Ada laptop ataupun notebook sebagai alat/media pembelajaran. Kalau dulu monoton mengajar hanya menyajikan tulisan-tulisan berwarna hitam di whiteboard,sekarang materi bisa tersajikan dalam bentuk gambar,tulisan yang cantik, audio, bahkan video. Semua itu bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Bagi saya, orang cerdas adalah orang yang mampu memanfaatkan segala fasilitas dengan cara positif. Maka sebagai guru, pemanfaatan teknologi dalam membuat multimedia interaktif merupakan cara cerdas yang akan menunjang pelaksanaan pembelajaran yang menyenangkan. Agar tak tergantikan oleh teknologi maka guru harus memiliki kompetensi di bidang ICT. dan bersyukurlah saya sebagai seorang guru berkesempatan bertemu dengan orang-orang yang sevisi dalam “Komunitas Guru Masa Depan”, bersama guru-guru seantero nusantara,meskipun pertemuan kami hanyalah sebatas dunia maya namun itu tak membendung keingintahuan kami tentang ICT dalam diklat yang difasilitasi oleh mentor yang berkompeten. Program Training Of Coach (TOC)"Optimalisasi liveboard sebagai media pembelajaran dan diskusi daring" merupakan diklat kedua yang saya ikuti secara online dan sangat bermanfaat dalam mengupgrade ilmu yang kita miliki. Program ini dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan dan Balai Insan Cendekia bekerjasama dengan komunitas guru masa depan yang dimulai sejak tanggal 23 sampai dengan 31 Agustus 2018. Sejak bergabung dengan “Komunitas Guru Masa Depan” ternyata banyak hal lain yang ada dari teknologi yang selama ini menemani keseharian kita. Gadget yang biasanya hanya dipergunakan sebagai alat komunikasi terutama di sosial media ternyata bisa cukup bermanfaat sebagai media pembelajaran di kelas. begitu banyak aplikasi yang bisa dipergunakan dalam rangka menunjang proses pembelajaran.Sebagai salah satu contoh adalah penggunaan liveboard dalam media pembelajaran dan sungguh luar biasa antusiasme siswa setelah berkenalan dengan aplikasi liveboard ini, setiap hari ada saja yang nge-chat minta pembelajaran via liveboard. Berkesempatan berada dalam komunitas ini membuatku semakin tergerak untuk menjadikan proses pembelajaran di kelas benar-benar memanfaatkan teknologi yang ada sekaligus mempositifkan pemanfaatan teknologi tersebut.Oleh sebab itu, sebagai rekan sesama guru, mari kita mengupgrade ilmu kita dengan bergabung bersama Lembaga Pendidikan dan Balai Insan Cendekia dan Komunitas Guru Masa depan. bersama mereka kita akan menjadi guru masa depan bangsa. InsyaAllah.Tak lupa pula saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada pihak penyelenggara telah berkenan membagikan ilmunya sehingga saya semakin ingin mengembangkan diri menjadi guru yang bisa memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.

ASYIKNYA NGE-LIVEBOARD BERSAMA PUTRA-PUTRI BANGSAKU

By : Rhani Mahrani
Jumat, 31 Agustus 2018
0
Di zaman yang serba canggih ini, saat teknologi semakin merabak dimana-mana hingga kemana-mana. Penggunaan teknologi yang tak lagi mengenal batas waktu dan usia. Kebutuhan manusia akan yang namanya teknologi ini bahkan mengalahkan kebutuhan manusia akan makanan dan istirahat. Makan bisa dilupakan bahkan bisa dilakukan bersamaan dengan penggunaan teknologi. Jika sebelum tidur kita melafalkan doa tidur dulu,di jaman sekarang malah nge-medsos dulu sebelum tidur. Jika dulunya guru menjelaskan materi pembelajaran hanya bermodalkan papan tulis dan spidol, di jaman now semakin berkembang. Ada laptop ataupun notebook sebagai alat/media pembelajaran. Kalau dulu monoton mengajar hanya menyajikan tulisan-tulisan berwarna hitam di whiteboard,sekarang materi bisa tersajikan dalam bentuk gambar,tulisan yang cantik, audio, bahkan video. Semua itu bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Bagi saya, orang cerdas adalah orang yang mampu memanfaatkan segala fasilitas dengan cara positif. Maka sebagai guru, pemanfaatan teknologi dalam membuat multimedia interaktif merupakan cara cerdas yang akan menunjang pelaksanaan pembelajaran yang menyenangkan. Agar tak tergantikan oleh teknologi maka guru harus memiliki kompetensi di bidang ICT dan bersyukurlah saya sebagai seorang guru berkesempatan bertemu dengan orang-orang yang sevisi dalam “Komunitas Guru Masa Depan”, bersama guru-guru seantero nusantara,meskipun pertemuan kami hanyalah sebatas dunia maya namun itu tak membendung keingintahuan kami tentang ICT. Sejak bergabung dengan “Komunitas Guru Masa Depan” ternyata banyak hal lain yang ada dari teknologi yang selama ini menemani keseharian kita. Gadget yang biasanya hanya dipergunakan sebagai alat komunikasi terutama di sosial media ternyata bisa cukup bermanfaat sebagai media pembelajaran di kelas. begitu banyak aplikasi yang bisa dipergunakan dalam rangka menunjang proses pembelajaran. Jika di zaman sekarang ini semua serba online, mulai dari bayar listrik hingga shopping maka Komunitas Guru Masa Depan tak juga mau ketinggalan dengan viralnya dunia online. Diklat pun dilakukan secara online yang sungguh membawa manfaat luar biasa bagi kami. Diklat ICT for Professional Teachers “Buku Digital Berbasis Ncesoft Flip Book Maker” merupakan salah satu diklat online yang kesekian kalinya dilaksanakan selama 14 hari terhitung sejak tanggal 18 s/d 31 agustus 2018 oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Balai Insan Cendekia(LPP-BIC) bekerjasama dengan Komunitas Guru Masa Depan. Berkesempatan berada dalam komunitas ini membuatku semakin tergerak untuk menjadikan proses pembelajaran di kelas benar-benar memanfaatkan teknologi yang ada sekaligus mempositifkan pemanfaatan teknologi tersebut.

SUKACITA DIKLAT ONLINE BERSAMA KOMUNITAS GURU MASA DEPAN

By : Rhani Mahrani
Jumat, 24 Agustus 2018
0
Pertunjukan seperti ini memang harus terus digalakkan dalam rangka mengasah bakat dan percaya diri siswa.

Pertunjukan Tari Kreasi Daerah kelas 5 C SD Negeri 5 Model Parepare

By : Rhani Mahrani
Jumat, 26 Januari 2018
0
SD NEGERI 5 MODEL PAREPARE, 11 Januari 2018

LAUNCHING SINAB DAN PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

By : Rhani Mahrani
Rabu, 24 Januari 2018
0
Pembelajaran zaman NOW adalah pembelajaran yang bukan lagi berpusat pada guru tetapi berpusat kepada siswa. Guru zaman NOW berperan sebagai inovator dan fasilitator. Pembelajaran yang menyenangkan adalah pembelajaran yang bervariasi, tidak hanya menerapkan satu metode ataupun satu model pembelajaran, namun menggunakan metode dan model yang bervariasi. Sama halnya pembelajaran yang tidak monoton dalam kelas namun juga perlu sekali waktu dilakukan di luar kelas. Kali ini, materi pembelajaran kelas 5 SD Negeri 5 Parepare terkait Ekosistem melaksanakan pembelajaran luar kelas ke hutan Lindung Jompie dengan tujuan pembelajaran "Mengidentifikasi komponen-komponen dan satuan-satuan ekosistem serta hubungan saling ketergantungan antara komponen ekosistem".

OUT BOND LEARNING

By : Rhani Mahrani
Minggu, 17 Desember 2017
0
Materi hari ini adalah membuat cetakan tangan dan menuliskan keterampilan yang dimiliki serta asal daerah orang tua masing-masing. Tujuannya adalah agar peserta didik dapat mengetahui manfaat indahnya keberagaman.

INDAHNYA KEBERAGAMAN KELAS 5 C SD NEGERI 5 PAREPARE

By : Rhani Mahrani
Rabu, 25 Oktober 2017
0
Sungguh hal yang sangat memilukan ketika Undang-Undang Perlindungan Anak di elu-elukan oleh segenap orangtua,namun pada kenyataannya beberapa orangtua malah tak menyadari bahwa yang dilakukannya merupakan pelecehan terhadap substansi Undang-Undang tersebut. Beberapa orangtua dewasa ini hanya menganggap anaknya saja yang perlu mendapatkan perlindungan hukum dan melupakan bahwa semua anak di dunia ini pun perlu mendapatkan perlindungan hukum,terlepas itu adalah anaknya sendiri maupun anak orang lain. Kali ini saya tergerak menulis tentang "Petronasi terhadap peserta didik". Beberapa kali saya diperhadapkan oleh kenyataan yang begitu mengiris kalbu,ketika seorang anak harus selalu dipersalahkan tanpa diberi kesempatan untuk membela diri. Anak,khususnya peserta didik di sekolah merupakan tanggung jawab seorang guru. Hingga kebanyakan orangtua kadang menyalahkan guru ketika terjadi permasalahan di sekolah. Hal itu wajar dan memang seperti itulah konsekuensi dari profesi seorang pendidik. Namun memvonis peserta didik sebagai seorang yang selalu salah itulah yang tidak wajar. Ketika ada seorang peserta didik yang membuat kenakalan berkali-kali,dan ketika suatu saat terjadi kegaduhan lagi,bijakkah kita sebagai seorang guru memvonis si anak tersebut sebagai dalang kegaduhan tersebut?tanpa memberikan kesempatan sang anak untuk memberi kesaksian?inilah yang seringkali tak disadari oleh para orangtua maupun para pendidik. Terkadang kita terlalu mudah meluapkan emosi secara subjektifitas. Hingga akhirnya sang anakpun bingung dan tahu arah kemana untuk sekedar mencari dukungan/perlindungan/petronasi. Anak merupakan anugerah dan amanah yang di berikan Tuhan, agar kita sebagai orang tua mampu menjaga dan merawatnya hingga tumbuh menjadi dewasa dengan penuh kasih sayang, dan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral yang harus kita tunaikan dengan sebaik-baiknya. Negara kita pun menjamin hak-hak anak yang di tuangkan dalam bentuk UU Republik Indonesia Nomor 23 tentang Perlindungan Anak, dan jika kita melanggar dan mengabaikan hak-kah anak seperti yang telah di atur dalam UU Perlindugan Anak akan di berikan sanksi tegas dan tidak ringan. Agar kita mengetahui benar hak-hak anak yang di jamin oleh negara, berikut ini definisi anak berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak No. 32 sebagai berikut: Yang dimaksud dengan anak dalam UU No.23 adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih berada di dalam kandungan. Sedangkan yang di maksud dengan perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan juga hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Dan yang dimaksud dengan Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib di jamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara. Salah satu dari beberapa hak anak adalah “Untuk menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan” Sebagai seorang guru saya sangat menjunjung tinggi tentang hak dan kewajiban sebagai seorang pendidik dan semaksimal mungkin menghargai hak dan kewajiban peserta didik. Termasuk dalam hal "pendapat" mereka. Tak hanya sekedar mengemukakan pendapat,bahkan tak sekali dua kali mereka bahkan mengkritisi apa yang terjadi di sekolah. Diri sayapun tak luput dari kritikan mereka. Bijakkah ketika saya yang notabene sebagai seorang guru marah ketika mereka dengan gamblangnya mengkritisi saya? Tidak!!! Kritikan mereka merupakan bahan untuk saya memperbaiki diri. Dan yang perlu digaris bawahi bahwa tugas seorang gurulah mengarahkan mereka tetap dalam pola santun meskipun dalam wacana mengkritisi.Inilah bentuk demokrasi menurut saya. Dalam diri setiap anak tersimpan potensi yang kadang kita abaikan dan seringkali tak kita pedulikan. Allah menciptakan manusia itu sungguh sangat adil. Tiap manusia telah dititipkan hati dan akal yang sama dan tugas kitalah(orangtua dan guru) yang membentuk hati dan akal itu hingga bisa berfungsi sebagaimana mestinya.Seringkali saya katakan kepada peserta didik bahwa tidak ada anak yang dilahirkan bodoh,yang ada hanyalah anak yang tidak mau memungsikan organ-organ tubuhnya secara optimal dikarenakan kemalasan ataupun ketidakpedulian. Hingga akhirnya pasti akan berdampak ke diri anak itu sendiri. Tidak ada seorang anakpun ketika ditanya "siapa yang mau berhasil?" menjawab "saya". Semua anak ketika ditanya atau di minta memilih antara yang baik dan yang tidak baik pasti memilih yang baik. Itu membuktikan bahwa otak dan hati itu memang diciptakan baik oleh sang maha pencipta.Hingga saya selalu yakin bisa mengembangkan karakter peserta didik menjadi lebih baik dan positif tentunya.Inilah amanah terindah yang dititipkan Allah untuk kita para guru dalam mengemban tugas dan mencari amal jariyah. Membimbing,mendidik dan mengarahkan para tunas bangsa menuju masa depan dengan karakter mulia dan berakhlakul karimah. Tidak ada niat untuk melecehkan pihak-pihak tertentu,melalui tulisan ini saya hanya ingin menggugah jiwa-jiwa mulia para orangtua maupun guru untuk bekerjasama dalam menuntun dan mengarahkan putra-putri bangsa. Marilah dengan sabar dan penuh ketulusan menggali potensi-potensi yang mereka miliki dengan meyakini bahwa semua anak memiliki hati maupun jiwa yang murni lagi baik.

KEMANAKAH PESERTA DIDIK MENCARI PETRONASI?

By : Rhani Mahrani
Sabtu, 21 Oktober 2017
0

- Copyright © Rhani Mahrani - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -